Musik Aceh (telah) Merdeka
music·@apache13·
0.000 HBDMusik Aceh (telah) Merdeka
 Banyak teman-teman yang bermain musik beranganggapan kalau ingin bermain musik serius lalu masuk industri, harus melalui sebuah perusahaan rekaman besar yang sudah bernama dan memproduksi karya sudah banyak dan lama. Itu tidak benar. Apa lagi di Aceh saat ini. Rumah produksi hanya ruang yang meyakinkan bahwa kita tidak berproduksi entah di mana-mana. Istilahnya biar karya kita gak dianggap *anak haram* nantinya. Kami ingin menyampaikan, jika kawan-kawan punya karya dan sulit menembus label major, cobalah berdikari, berjuang untuk memproduksi karya kalian tersebut sendiri. Namanya, jalur indie. Sampai saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa indie itu sebuah genre, jika di bidang musik seperti seperti rock, jazz, folk, reggae, dangdut atau sebagainya. Salah besar. Indie bukanlah genre, tapi jalur. Sebuah gerakan yang bebas dan mandiri. Di bidang musik, indie berarti tidak bergantung sama sebuah label musik mayor atau sebagainya. Indie adalah jalur merdeka.  Sebuah band atau musisi yang menempuh jalur indie dengan bebas menciptakan lagu sesuai dengan apa yang mereka sukai dan genre yang mereka inginkan. Lagu-lagu yang mereka ciptakan biasanya anti-mainstream dan tidak perlu mengikuti lagu-lagu di pasaran. Nah, di sanalah letak asyiknya. Berkarya tanpa beban. Kami memantau pasar musik di Aceh selama beberapa tahun terakhir. Ternyata pasar musik kita sudah sangat merdeka dari label-label yang selama ini hanya numpang nama. Masyarakat penikmat musik di Aceh sudah tidak peduli pada rumah produksi. Memang sempat ada beberapa label besar dulu, namun waktu mengubahnya. Masyarakat penikmat musik di Aceh saat ini sudah tidak memandang lebel tapi lebih memandang talent.  Faktanya, Apache13 sendiri maju ke pasar pada tahun 2016 tanpa embel-embel PH besar. Kami juga tidak memakai artis tenar sebagai pendongkrak penjualan. Semuanya indie. Kami membentuk semuanya sendiri. Itu telah memudahkan kami berkarya tanpa harus mengikuti arus pasar saat itu hingga saat ini. Kami bebas bermain genre apa saja sesuai selera kami. Dan kami diterima dengan baik. Alhamdulillah. Selain memudahkan pra dan produksi, berada di jalur indie juga membuat kita mudah mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan band. Semuanya masuk ke kas pribadi band kita sendiri. Yang paling penting, kita tidak harus ribut hak gono gini pada akhirnya dengan siapa pun yang merasa memiliki hak juga atas karya kita. Bebas dari sakit kepala. *Pelapor: @ikramfahmisy*
👍 kemal13, masripribumi, abuarkan, suhiel, jufriadii, irfan121, beladro, albertjester, shofie, musvikar, my451r, akbarrafs, nisarunnisah88, munazirpuwan, awinyaksteemit, irwansyah270889, ibroe, akukamaruzzaman, ikramfahmisy, donkeypong, analisa, kevinwong, arconite, iwanderela, khalilputra, muhaa17, ezhadolphin, ubay0077, good-karma, demo, feruz, esteemapp, jamboe13, zulfikark-kirbi, alvaro017, amekbarli, makhzar, mukhroji, dilimunanzar, nawanisti, amelyaaqiqie,